Black metal diawali oleh band Venom pada tahun 1982 lewat album berjudul Black Metal. lalu diikuti oleh band-band seperti Bathory, Mayhem, Mercyfull Fate, Hellhammer/Celtic Forst. semua band ini ter-Influence Venom. Band Black metal masih cenderung bermain Thrash metal. Pada awal 80an sampai 90an, Black metal sangat berkembang di daerah Skandinavia oleh band diatas tadi. Jenis musik metal ini juga termasuk jenis metal underground. Black metal mempunyai Sub-genre bernama NSBM , Neo Nazi Black metal dua komunitas tersebut termasuk yang berpengaruh di komunitas Underground.
Band yang terkenal dari jenis musik ini adalah Dimmu Borgir, Cradle of Filth, Dark Funeral, Emperor dan Immortal
Karakter Black Metal
Berikut ini gaya dan ciri-ciri permainan band-band Black Metal:
Gitar
Cepat, di dalam Rhytm gitar yang cepat, terselip melodi gitar yang samar-samar dan lama-lama berubah menjadi Alternate picking dan tremolo pick
Seteman gitar sama persis seperti Death metal. Di Chord D atau Chord C atau lebih rendah lagi.
Drum
Double bass drum sangat tipis jika dimainkan, sangat bertenaga,
kadang bersama-sama dengan pukulan Snare Drum dengan gaya meledak-ledak
(hentakan keras). Kadang kita hanya akan mendengarkan bass drum yang
berbunyi sedetik.
Kadang, drum juga bisa bermain sangat lambat, Tergantung suasana musik.
Bahkan ada kalanya band-band seperti Burzum atau Xasthur sering tidak menggunakan drum dibeberapa lagu.
Beberapa band menggunakan drum mesin untuk performa lebih baik.
Lirik, Vokal
Lirik dinyanyikan dengan jelas. Bernuansa kikir, setan yang
mengingatkan kepada penyiksaan, dan ini sudah menjadi standar band-band
Black Metal.
Ada yang dinyanyikan bersatu seperti simponi. Lalu band-band Black metal menamakanya Symphonic Black Metal
Banyak juga yang sering dinyanyikan laki-laki dan perempuan seperti lagu-lagu simponi Gregorian.
Sering ada efek di vokalnya dan membuat suara seperti Atmospher.
Lirik sering mengambil kata-kata yang berbau setan, penyembahan
berhala, dewa-dewa kuno, tema gaib yang mengutuk agama Kristen (Anti
Kristus).
Lirik bertema perang, udara dingin, kegelapan, hutan, dan lingkungan alami di eropa.
meminum darah segar membuat suara menjadi lebih serak atau hanya sebagai atribut aliran musik tersebut.
Keyboard
Biasanya setingan keyboard, biola, choir, dan organ menyerupai
setelan musik gereja supaya meniru suara Kathedral dan orkestra yang
terasa sejuk, dingin, samar dan menyedihkan.
Performa
Tidak suka bermain live dan lebih cenderung bermain gaya. Beberapa band Black Metal seperti Darkthrone menolak untuk bermain live. Banyak juga solo Black Metal seperti Clandestine Blaze, Burzum, Leviathan dan Xasthur juga menolak bermain live karena mereka terdiri dari 1 anggota. Tetapi satu band seperti Satanic Warmaster, bermain bersama musisi ekstra secara khas demi/untuk maksud kinerja live.
Rata-rata band ingin terlihat tampil se-mengerikan mungkin.
Kebanyakan band mengecat muka mereka menyerupai mayat (Corpse Paint), dan ini telah menjadi standar musik Black Metal.
Gelombang Pertama
Bibit Black Metal ditanam diawal 80'an yang dikenal sebagai "Gelombang Pertama", ilham paling awal diawali oleh band-band dari Inggris. Lewat band dari britania raya, Venom lewat album debutnya 'Welcome to Hell. Setelah perpecahan dari NWOBHM Metal lebih cenderung mengalami masa dimana band-band lebih mementingkan masa depan gaya dari pada suara/sound.
Gaya pakaian/busana seragam bisa juga mirip yang dipunyai band-band
Black Metal; Pantalon kulit, spiked aksesori pergelangan, dll. Personil
band juga bisa memakai nama-nama samaran seperti yang dipakai oleh band
tersebut: Venom, Mayhem, Graveland, Godkiller, dll.
Slipknot adalah sebuah band beraliran Nu Metal dari
Des Moines,
Iowa yang dibentuk
pada 1995, Band ini telah beberapa kali mengganti anggotanya dan memiliki
anggota tetap sejak 1999 yaitu: Sid Wilson,
Joey
Jordison, Paul
Gray, Chris
Fehn, James
Root, Craig
Jones, Shawn "Clown" Crahan, Mick
Thomson, dan Corey Taylor. Sampai sekarang Slipknot Telah Nerilis 4
Buah Album, Band ini juga pernah mendapatkan Grammy
Awards untuk kategori Best Metal Performance untuk lagu "Before I
forget" pada tahun 2006, album ke 5 mereka yang bertajuk "All Hope Is
Gone" telah dirilis pada 26 Agustus 2008
Hideto Matsumoto (松本秀人, Matsumoto Hideto) alias Hide (lahir di Kanagawa, Yokohama, Jepang, 13 Desember1964 – meninggal
2 Mei1998 pada umur 33
tahun} adalah seorang musisi terkenal Jepang. Hide sebelumnya dikenal sebagai salah
satu dari dua gitaris band rock terkenal asal Jepang, X Japan (1987-1997).
Selain itu ia juga terkenal sebagai artis solo yang sukses dan penemu dari band
asal Inggris, Zilch.
BIOGRAFI 1964–1987: Masa kecil Hide dan Saver Tiger Hide dilahirkan di Rumah Sakit St.
Josef di Midorigaoka, Jepang, pada tanggal 13 Desember 1964 dan mengecap
pendidikan di SMP Yokosuka Tokiwa. Hide bukanlah anak satu-satunya dalam
keluarga Matsumoto. Ia memiliki seorang adik, Hiroshi, yang lahir pada 20 Maret
1968. Hubungan mereka sangat baik dan nantinya Hiroshi lah yang akan menjadi
manajer dan asisten pribadi bagi Hide.
Perkenalan pertamanya dengan musik rock adalah ketika ia berusia 15 tahun
melalui album Alive II dari Kiss. Di tahun yang sama neneknya membelikannya
gitar listrik pertamanya, sebuah Gibson Les Paul Deluxe yang cukup mahal pada
masa itu.
Pada 11 Maret 1980, Hide lulus dari SMP Tokiwa. Ia lalu
melanjutkan pendidikannya ke SMA Zushi Kaisei di Zushi, Kanagawa, dimana ia
bergabung dengan band alat musik tiup sekolah sebagai ekstrakurikuler. Dalam
waktu singkat ia berhenti dari band tersebut karena ia ditunjuk sebagai pemain
klarinet sementara yang diinginkanya adalah bermain terompet. Setelah itu. ia
berkonsentrasi pada gitar dan pada tahun 1981 membentuk sebuah band yang dinamakan
Saber Tiger. Setahun setelah band tersebut berdiri, mereka mulai tampil di
bar-bar di Yokosuka, seperti Rock City.
Pada bulan April 1983 Hide mengikuti sekolah tata rias dan
mode di Hollywood Beauty Salon yang terletak di Roppongi Hills, Tokyo, dimana
ia lulus pada tahun 1984. Lalu di tahun tersebut ia mengikuti tes yang
diselenggarakan secara nasional dan dengan suksesnya meraih sertifikat ahli
kecantikan. Pada bulan Juli 1985, Saber Tiger mengeluarkan album pertama mereka
yang terdiri dari dua lagu, "Double Cross" dan "Gold
Digger". Di bulan November, band tersebut juga turut menyumbangkan lagu
"Vampire" dalam album Heavy Metal Force III, yang juga berisi
lagu-lagu dari X dan Jewel. Setahun kemudian, gitaris Jewel, Kiyoshi bergabung
dengan band solo Hide.
Pada tahun 1986 band tersebut berganti nama menjadi Saver Tiger untuk
menghindari kebingungan karena adanya band dari Sapporo yang memiliki nama yang
sama. Penampilan pertama mereka dengan nama yang baru adalah dalam album Devil
Must Be Driven Out with Devil, melalui lagu mereka "Dead Angle" dan
"Emergency Express". Mereka tetap melanjutkan penampilan mereka di
bar-bar dan club malam seperti Meguro Rokumeikan, Omiya Freaks dan Meguro Live
Station. Sampai pada 28 Januari 1987, Hide mulai merasa lelah dengan
pergantian anggota (Vokalis Kyo dan drummer Tetsu pindah ke D'erlanger) dan
memutuskan untuk mengakhiri band tersebut.
Selama 3 bulan berikutnya Hide bekerja di salon sebagai seorang
penata rias dan hampir memutuskan untuk meninggalkan mimpinya berkarir dalam
bidang musik di masa depan.
1987–1997: X Japan
Di bulan Maret 1987 Yoshiki, ketua sebuah band bernama X menawarkan Hide untuk bergabung dengan X
(Kemudian berganti nama menjadi X Japan). Hide setuju untuk bergabung dengan X
Japan dan ia menjadi gitaris utama, terkadang penulis lagu dan komposer untuk
lagu seperti "Celebration", "Joker" dan single
"Scars".
Segera setelah dirilisnya album Art of Life, para anggota X Japan
beristirahat sejenak untuk memulai proyek solo mereka. Sekitar waktu itu pula
grup tersebut juga mulai menanggalkan sebagian besar atribut Visual Kei mereka,
kecuali Hide yang tetap mempertahankan
penampilan Visual Kei-nya dengan kostum berwarna-warni dan rambut merah muda
yang menjadi ciri khasnya.
1993–1998: Karir Solo
Di awal tahun 1993, Hide mengambl bagian dalam album
Dance 2 Noise 004, dalam lagu "Frozen bug', yang direkamnya bersama Inoran
dan J dari Luna Sea dengan mengusung nama MxAxSxS. Dia juga membintangi sebuah
film seni yang berjudul Seth et Holth, bersama Tusk dari Zi:Kill. Pada tahun 1994,
Hide merekam dan merilis album solo
pertamanya, Hide Your Face. Selain berperan sebagai vokalis dan penulis lagu
dalam album tersebut, ia juga memainkan gitar dan bass di sebagian besar
lagu-lagunya. Gambar cover dalam album tersebut adalah gambar sebuah topeng
yang dirancang oleh seniman Swiss H. R. Ginger. Gaya musik dalam album tersebut
benar-benar berbeda dari gaya musik metal dan lagu-lagu balada X Japan, lebih
ke arah musik rock alternatif. Hide kemudian mengadakan tour yang
diberi judul "Hide Our Psychommunity", dimana sebuah band disewa yang
di kemudian hari menjadi bagian dari proyek utamanya, Hide with Spread Beaver.
Tahun 1995 Hide tidak banyak bekerja di proyek
solonya karena ia bergabung dalam program medis sosial untuk membantu anak-anak
yang tidak dapat disembuhkan. Hide mengunjungi banyak rumah sakit
dengan tujuan amal, berbicara secara langsung dengan penggemar-penggemar
kecilnya dan sumbangsihnya tidak hanya berupa materi saja tapi juga berupa
support.
Pada tahun 1996 Hide mengawasi produksi dari
perilisan pertama di bawah labelnya sendiri LEMONed yang juga didirikan pada
tahun yang sama, sebuah album dari band bernama Zeppet Store. Album solo
keduanya, Psyence, dirilis pada 2 September, juga diikuti dengan tour berjudul
"Psyence a Go Go". Setelah X Japan bubar di tahun 1997, Hide
meresmikan penamaan proyek solonya "Hide with Spread Beaver". Ia juga
membentuk sebuah band baru bernama Zilch di tahun 1996, dimana selain ia dan
programer serta perkusionis Spread Beaver I. N. A., juga dikomposeri oleh
artis-artis Amerika dan Inggris, seperti Joey Castillo (Queens of the Stone
Age), Paul Raven (Killing Joke) dan Ray McVeigh (ex:The Professionals).
2 Mei 1998: Kematian Hide
Tidak ada yang lebih mengejutkan lagi dari berita yang disiarkan pada tanggal
2 Mei 1998 jam 3 sore, ketika kepolisian memberikan pernyataan bahwa mantan
gitaris terkenal band X Japan, Hide bunuh diri.
Setelah minum-minum sepanjang malam, ia ditemukan tergantung dengan handuk
yang diikatkan ke gagang pintu di apartmentnya di Tokyo pukul 7.30 pagi. Ia
segera dilarikan ke rumah sakit, namun sayangnya meninggal di ambulans sekitar
pukul 8.52 pagi. Polisi menganggap kematian Hide sebagai bunuh diri. Dalam waktu
satu minggu, 3 penggemar bunuh diri dengan cara yang sama dan lebih dari 50.000
orang menghadiri upacara pemakamannya di kuil Tsukiji Hongan-ji yand diadakan
dari tanggal 5 Mei 1998 - 7 Mei 1998. Hampir sebanyak 60 orang dirawat di rumah
sakit dan sekitar 200 orang mendapatkan pertolongan pertama di tenda darurat.
Berbagai spekulasi timbul sehubungan dengan kematian Hide. Kecelakaan saat akan melakukan
peregangan otot bahu adalah salah satunya. Sebagai gitaris, Hide memilki masalah dengan bahunya
akibat beban dari tali penyanggah gitarnya dan harus melakukan peregangan otot
seperti gitaris pada umumnya. Namun karena mabuk berat, sebuah kecelakaan yang
menyebabkan nyawanya terenggut tidak dapat dihindarkan lagi. Berbagai spekulasi
lain terus bermunculan, namun tak ada satu pun yang mampu menjawab misteri
kematian Hide. Hingga kini, kematiannya tetap
merupakan misteri terbesar di dunia seni Jepang.
Para anggota X Japan menghadiri pemakamannya dan menyanyikan lagu
"Forever Love". selain itu juga Yoshiki, mantan ketua X Japan
memberikan pernyataannya ke media masa dalam keadaan yang berduka hebat.
Berikut adalah cuplikan pernyataannya: "Saya masih tidak dapat mempercayainya. Wajah tampannya kini tidur.
Saya sudah berusaha untuk membangunkannya lagi dan lagi, tapi dia tetap tidur.
Hide adalah orang yang selalu memberikan nasihat yang baik bagi saya. Tentu
saja, terkadang dia juga kehilangan jalannya ketika berada dalam berbagai
tekanan - tapi dia selalu mencari saya. Kami berbicara soal X, kehidupan,
penggemar... terkadang dia seperti kakak saya, terkadang dia seperti adik...
Saya pikir seluruh penggemar dan sahabatnya bingung sekarang. Saya sendiripun
tidak dapat mengungkapkan perasaan saya dalam kata-kata sekarang."
Upacara kremasi diadakan pada tanggal 7 Mei 1998 di Shibuya dan abu Hide ditebarkan di laut pantai Los
Angeles oleh adiknya dan para anggota band Zilch bersama sebotol wine. Kendi
abu Hide di kuburkan di Miura, dekat
Yokosuka, kota asal Hide. Pada batu nisan dipahat deretan
lirik dari lagu "Hurry Go Round" yang dirilis oleh Hide with Spread
Beaver setelah Hide tiada.
Untuk mendukung penggemar, pada tanggal 13 Mei 1998, single "Pink
Spider" dirilis dan segera meraih peringkat pertama di Oricon dan single
"Ever Free" juga dirilis pada tanggal 27 Mei.
1999 - sekarang: Kenangan-kenangan Hide
1 Mei 1999, para sahabat dan rekan-rekan Hide merilis album kenang-kenangan
yang diberi judul "hide tribute SPIRITS". Pada 2 Mei 1999, hari
peringatan kematian Hide diadakan untuk pertama kalinya
dan sejak saat itu selalu diperingati setiap tahunnya.
Pada 8 Desember, video "A STORY 1998 hide LAST WORKS" keluar dan
sesuai tradisi, pada 25 Desember video "hide X'mas present 99" dirilis.
Hide with Spread Beaver merilis kembali video "Tell Me" edisi 2 (with
Spread Beaver) pada 19 Januari 2000, dimana setting video tersebut dirubah.
Pada 20 Juli 2000, peristiwa besar lainnya kembali terjadi: di daerah
pinggiran kota Yokosuka, musium Hide dibuka. Musium ini terbuka bagi
siapa saja yang ingin mengetahui segala hal lebih lagi tentang Hide, kehidupannya dan
karya-karyanya. Tentu saja tempat ini juga menjadi kunjungan 'ziarah' bagi para
penggemar di seluruh dunia.
Arsitektur yang tidak biasa dan cerah, desain bagian dalam yang beraneka
warna adalah bagian dari keseluruhan denah tata ruang. Beberapa ruangan dan
aula dari musium itu menyamai tampilan ruang dan dekorasi yang pernah digunakan
di konser-konser dan pembuatan video klip Hide. Melalui atmosfer ini dapat
terlihat bagaimana cara Hide memandang dunia dan
mengimajinasikannya. Sedikit gila, cerah dan fantastik. Selain itu juga ada
pameran yang menyertakan kostum, peralatan musik, mobil, gambar dan
lembaran-lembaran kertas berisi lirik, juga barang-barang pribadi lainnya. Pada
upacara pembukaan musium tersebut, Perdana Menteri Koizumi juga turut hadir.
Setelah itu, pengurus musium brsama dengan LEMONed mulai merilis kembali
seluruh video yang pernah dirilis Hide dalam format DVD.
Pada 20 Juli 2001, musium tersebut merayakan ulang tahun pertamanya. Sejak
saat itu musium tersebut selalu menyiapkan 'hadiah' dalam setiap ulang
tahunnya, contohnya mengadakan konser yang dipersembahkan untuk Hide atau merilis CD baru. Setiap
tahun pengurus musium bersama Matsumoto Hiroshi juga turut mengambil bagian
dalam mengatur hari peringatan kematian Hide.
Pada 2 Mei 2005, Hide Musium turut dalam acara
tersebut untuk yang terakhir kalinya. Pada 16 Juli seiring dengan perayaan
ulang tahunnya yang kelima, 'hide PRIVATE CD COLLECTION' dirilis. Tanggal 20
Juli-ya, perayaan ulang tahun kelima dan terakhir Hide Musium diadakan. Dari 22 sampai
27 Agustus, Hide Musium menjadi wakil
penyelenggara festival 6 hari hide mempersembahkan MIX LEMONed JELLY. Untuk
yang terakhir kalinya juga.
Akhir September 2005 adalah hari terakhir pemutaran video 'hide FILM GIG' di
Hide Musium dan di sana juga dirilis
paket CD 'hide PERFECT SINGLE BOX' dan DVD 'hide with Spread Beaver appear!!
"1998 TRIBAL Ja, Zoo".
Pada 25 September 2005, Hide Musium resmi ditutup untuk
pengunjung. Musium tersebut dan pamerannya ada selama 5 tahun meskipun pada
awalnya hanya direncanakan untuk diadakan selama 3 tahun saja. Terima kasih
pada seluruh permintaan penggemar dan kontribusi para sponsor. Setelah musium
ditutup, sebagian besar barang-barang Hide terjual dalam pelelangan amal
untuk umum.
Pada Februari 2007 akhirnya diketahui bahwa Yohiki dan Toshi berbaikan
kembali setelah 10 tahun pertengkaran. Setelah itu informasi mengenai persatuan
kembali X Japan dibenarkan dan pada 22 Oktober 2007 Odaiba, kota Aqua, video
klip untuk lagu baru 'I.V. " direkam.
Dalam video klip ini terlihat gitar Hide diletakan di sisi kanan panggung
dekat penyanggah mikrofon. Itulah cara seluruh anggota X Japan menyatakan pada
dunia, bahwa band tersebut masih beranggotakan 5 orang dan bahwa Hide masih berperan sebagai gitaris
utama band tersebut.
Pada 28, 29 dan 30 Maret 2008 juga, stelah 10 tahun berlalu di Tokyo Dome
terdengar suara yang mengatakan: Selamat datang di pertunjukan Tokyo Dome kami.
Terima kasih sudah berada di sini. Kami akan menunjukkan tempat dimana mimpi
dan kehidupan menjadi satu. Kenanglah waktu yang kita lewatkan bersama ini dan
ingatlah kami di dalam hati kalian. Memperkenalkan X JAPAN!.. JAPAN... JAPAN...
Selama solo gitar dalam pertunjukan tersebut, rekaman video Hide ditampilkan di layar besar. Selain
itu, selama band memainkan lagu 'Art of Life', sosok Hide juga ditampilkan kembali di atas
panggung dalam bentuk hologram, sehingga menimbulkan perasaan bahwa Hide benar-benar berada di sana.
Profesi:
Komposer Yoshiki adalah musisi Jepang-superstar. Ia paling terkenal sebagai
anggota pendiri band X-Japan.Dia mulai bermain piano pada usia 4. Ibunya
seorang guru piano dan mengajarkan kepadanya sendiri. Ketika Yoshiki berusia
sepuluh tahun ayahnya bunuh diri. Tragedi ini dan selanjutnya melemparkan
trauma Yoshiki sepenuhnya ke dalam musik.saat iya sakit hati dan marah iya
selalu melampiaskan perasaan itu ke drum
Penggemar besar band Barat,
khususnya KISS, disaat di sekolah menengah Yoshiki datang untuk meminta teman2
masa kecilnya untuk membentuk band Toshimitsu Deyama sebagai anggota band
rock-nya X. Sejumlah anggota lain datang dan pergi, tetapi di tahun 1985,
akhirnya muncul dengan Yoshiki pada drum dan piano, Toshi pada vokal, Hideto
Matsumoto pada gitar, Tomoaki Ishizuka (Pata) pada gitar, dan Taiji Sawada pada
bass Pada tahun 1986 ibu Yoshiki menjual usahanya untuk mempromosikan bandnya,
musik yang terlalu marah dan agresif tidak ditrima oleh label yang sudah ada,
sehingga mereka mulai label mereka sendiri yang disebut Extasy Records.Pada
tahun 1987 band ini lepas landas, dengan single hit Orgasme dan saya akan Kill
You, lalu pada tahun depannya album pertama mereka, Vanishing Vision, tanggal 1
September 1989, lagu Kurenai ditempatkan dalam 5 minggu pertama di Oricon
Charts. Mereka adalah band indie pertama untuk mencapai grafik yang baik. Pada
tahun 1992, band ini mengubah namanya dari X ke X Japan. Alasannya adalah
supaya orang tidak bingung dengan band bernama X di Australia dan Los Angeles,
AS. Pada saat ini Taiji (bass) keluar dari band dan ganti dengan Heath. Band
ini mencapai final dan paling terkenal line-uplama ke lamaan penampilan band
ini menjadi lebih ringan. Mereka tidak lagi memiliki rambut runcing pada saat
mereka menggelar konser legendaris di Tokyo Dome pada tahun 1992, Hammettsu ni
Mukatte (On the Verge of Destruction), meskipun sebagian besar anggota mereka
mempertahankan rambut panjang. sampai sekitar tahun 1994, Yoshiki memotong
rambutnya yang panjang menjadi pendek terus sampai sekarang. yang terkenal
karena pendek warna merah muda dan rambut hitam dengan kepribadian yang
eksentrikPada tahun 1997, Toshi memutuskan untuk meninggalkan bandnya. Pada 22
September 1997 band ini mengumumkan pembubaran mereka dan terakhir mereka
konser di Tokyo Dome pada bulan Desember tahun itu. Konser, berjudul The Last
Live, hampir merupakan replika tur mereka sebelumnya: Dahlia Tour, namun dengan
suasana sedih yang belum pernah terjadi sebelumnya. Setelah band bubar Yoshiki
dan Toshi pergi sendiri-sendiri, dan Yoshiki terus menjalankan
perusahaannyaBahkan selama pergolakan X Japan's liar popularitas, ia berhasil
dan mempromosikan band-band rock Jepang lainnya yang terkenal (misalnya GLAY di
sekitar '92-'93, Dir en grey di sekitar '98); karena itu, dengan peranan
"musisi" begitu tiba-tiba pensiun, Yoshiki mampu fokus dan mengasah
usahanya sebagai produser. Setelah kematian ibunya yang mendadak pada tanggal 2
Mei 1998, Yoshiki jatuh ke dalam depresi besar, dan bersumpah tidak akan
memainkan drum lagi. Dia pindah ke Los Angeles dan tinggal keluar dari publik
selama 2 tahun.pada tahun 2000, ia membuka International dan Extasy Records
Records Extasy Utara (studio rekaman) di Hollywood, California. Pada saat itu
Yoshiki sedang bekerja sekali lagi, kali ini untuk menyelesaikan proyek pribadi
yang disebut "Violet UK", di mana iya telah menyiapkan selama 10
tahun. "Violet UK" dijadwalkan akan dirilis pada 22 September 2005, 8
tahun anniverary dari pembubaran X-Jepang pada tahun 2002 Yoshiki kembali ke
scene musik pop dengan bergabung dalam band pop Jepang dunia , di mana ia masih
menjadi anggota. Yoshiki juga telah berkolaborasi dengan musisi terkenal
lainnya, termasuk Tetsuya Komuro atau bola dunia di '92 dalam produksi Mata
lagu Venus dan Keperawanan; George Martin produser The Beatles dalam produksi
Abadi Melody di sekitar '92; dan Roger Taylor dari Ratu dalam produksi lagu
Luar Pasir, dan mengungkapkan kreativitas melalui berbagai jalan. Dia telah
berjabat tangan dengan Perdana Menteri Junichiro Koizumi selama musim kampanye,
yang mengaku menjadi penggemar berat X Japan Penggemar Yoshiki mungkin ingat
dia di X Japan, ketika gaya pribadi yang ekstrem dengan gaya panggung memakai
gaun banci nyaris keseluruhan representasi dari bishounen Jepang estetika
kemudian datang seorang pria misterius yang dengan mudah merobek setan drumnya
dengan lembut dan ada boneka hidup yang duduk di depan piano kristal dan
sementara saat ini Yoshiki lebih memilih untuk berdiri di balik tirai sebagai
pengusaha yang canggih, ia tidak kurang sibuk di industri musik, dan
menghabiskan waktunya antara Tokyo, Jepang, dan Los Angeles, Studio Singles
Amethyst (3 November 1993) Luar Pasir (1 Juni 1994) Album studio Yoshiki
Selection (12 November 1991) Eternal Melody Aku (21 April 1993) Yoshiki
Selection II (4 November 1996) Eternal Melody - Yoshiki sekarang (27 Desember
2001) Eternal Melody II (23 Maret 2005) Kompilasi oleh Various Artists Kiss My
Ass (21 Juni 1994) Sembunyikan Tribute Spirits (1 Mei 1999) Ai Chikyu-Haku
Presents Cinta Bumi (30 Maret 2005)